Rabu, 06 Februari 2013

keindahan dan keistimewaan al qur'an











Add caption
Bagi kaum muslim, Al-Quran tidak hanya sebuah kitab suci yang berisi semua sumber ajaran Illahiah tetapi juga merupakan sebuah mukjizat terbesar yang pernah diberikan Tuhan terhadap nabi-Nya yang diturunkan di muka bumi sebagai wakil-Nya. Tetapi banyak kaum muslim yang hanya mendengar tanpa bisa memahami kenapa Al-Quran disebut sebagai mukjizat terbesar, terutama sebagai mukjizat yang telah diturunkan oleh Tuhan kepada nabi Muhammad SAW.
Dalam buku karangan M.Quraish Shihab ini dijelaskan dengan sederhana sebab-sebab Al Quran bisa disebut sebagai mukjizat. Salah satu cendekiawan muslim Indonesia ini mampu menjabarkan dan memberi pencerahan lewat bahasanya yang "membumi" dan mudah dimengerti oleh khalayak. Walaupun bukan karya akademis tapi buku ini terasa sekali tata urutan penulisan naskah-naskah akademis yang runtut, dimulai dengan pengertian mukjizat, makna mukjizat, tinjauan bahasa, sampai dengan pemberian bukti-bukti kenapa Al Quran itu bisa disebut sebagai mukjizat. Tidak lupa buku ini juga menyertakan kritik-kritik terhadap Al Quran dari sarjana-sarjana barat yang mengkritik Al Quran.
Dari sisi bahasa arab yang digunakan oleh Tuhan sebagai pengantar dalam Al Quran, buku ini tidak saja menerangkan bahwa selain disebabkan faktor bahwa Muhammad SAW adalah manusia yang hidup di tanah Arab, tetapi juga menjelaskan bahwa bahasa Arab adalah bahasa yang sangat lengkap dan mampu menjelaskan segala sesuatunya dengan sangat akurat dan mampu memberikan sebuah rangsangan bagi akal budi manusia terhadap makna-makna tersirat dalam setiap kata dan kalimat yang perlu untuk di gali makna yang terkandung didalamnya. Sebagai turunan dari bahasa semit yang juga menurunkan bahasa ibrani, bahasa Arab bisa disebut sebagai salah satu bahasa tertua di muka bumi ini. mempelajari bahasa arab menjadi hal mutlak yang diperlukan jika ingin memahami Al Quran sebagai mukjizat, karena jika hanya membacanya sebagai terjemahan maka banyak kata yang perlu mendapat penjelasan lebih karena bahasa terjemahan tidak cukup mampu menjelaskan arti kata yang dimaksud. Dari sisi bahasa M. Quraish Shihab menjelaskan 5 hal yang menjadi keistimewaan Al Quran :
1. Nada dan langgam bahasa Al Quran yang indah
2. Singkat dan padat dalam menyajikan hal dimaksud
3. Memuaskan para pemikir/ceerdik cendikia/para sarjana sekaligus orang kebanyakan
4. Memuaskan akal dan jiwa
5. Memberikan keindahan dan ketepatan maknanya.

Selain hal yang menyangkut bahasa, M. Quraish Shihab juga menjelaskan hal-hal yang terkait dengan isyarat-isyarat ilmiah yang ada dalam Al Quran walaupun perlu di ingat bahwa Al Quran juga bukan sebuah kitab ilmiah seperti halnya kitab ilmiah yang dikenal sekarang ini. Dalam sebuah kitab yang turun sekitar 1.500 tahun yang lalu penyebutan benda-benda langit seperti bulan, proses repoduksi manusia, ihwal kejadian alam semesta, ihwal pemisah dua laut, awan, gunung,clorofil/zat hijau daun, sistem pengkalenderan adalah hal yang sangat luar biasa dan kita tidak bisa berkata dan setuju bahwa penjelasan-penjelasan tersebut tidak didapat dalam sebuah proses belajar ilmu pengetahuan, tetapi adalah sebuah ilham yang pasti diturunkan oleh Yang Maha Tahu kepada umat terpilih-Nya.

Selain itu disebut juga berita-berita ghaib di dalam Al Quran, kenapa disebut berita ghaib??karena berita-berita ghaib tersebut baik yang terjadi pada masa lampau sebelum Al Quran itu turun maupun kejadian yang terjadi jauh sesudah Al Quran itu turun. dan tidak ada sebuah kitab pun maupun foklor atau cerita rakyat yang mengungkapkan hal-hal atau kisah-kisah tersebut sebelumnya. berita-berita ghaib itu antara lain meliputi kaum 'Ad dan Tsamud serta kehancuran kota Iram dimana hal tersebut dijelaskan di dalam Al quran sedangkan pada saat itu berita tentang kaum dan kota itu tidak pernah di dengar oleh masyarakat saat itu, dan berdasarkan hal ini pula dilakukan penggalian-penggalian situs-situs tersebut dan di dapatilah kebenaran-kebenaran tersebut. selain itu juga disebutkan berita tentang tenggelam dan selamatnya badan Firaun pada masa nabi Musa AS.
Dalam buku ini juga dijelaskan bantahan bahwa Al Quran adalah jiplakan dari kitab-kitab kuno terdahulu, M. Quraish Shihab menjelaskan dengan argumen-argument yang sederhana antara lain bahwa Muhammad tidak pernah belajar pada seorang pun, bahkan beliau dikenal sebagai nabi yang ummi alias buta huruf, jadi tidak masuk logika jika beliau belajar pada seseorang atau menjiplak dari kitab-kitab kuno sebelumnya.
Selain berita-berita ghaib dari masa lalu, juga disebutkan berita-berita ghaib yang belum terjadi pada saat Al Quran ini diturunkan. antara lain adalah kemenangan bangsa Romawi yang beragama kristen dengan bangsa Persia (yang sekarang disebut negri Iran) yang menyembah api. dimana dua bangsa ini pada masa itu adalah dua bangsa adi kuasa. Kenapa Al Quran secara eksplisit lebih memberitakan kabar gembira kepada kaum muslim akan perihal kemenangan bangsa Romawi yang kristen dari pada bangsa Persia yang menyembah api? jawabnya karena kedekatan ketauhidan karena kristen menyembah Tuhan sedangkan pada masa itu persia sebagai bangsa yang beragama pagan. Berita kemenangan suatu kaum dalam peperangan dan hal itu belum terjadi maka dapat kiranya dimengerti pertanyaan bagaimana Muhammad SAW dapat mengerti berita tersebut?jawaban dari pertanyaan itu adalah Muhammad diberitahu oleh Yang Maha Mengetahui.
Demikianlah, M. Quraish Shihab dalam buku yang tidak seberapa tebal mampu memberikan penjelasan yang sangat memuaskan kenapa Al Quran dipandang sebagai mukjizat terbesar dari nabi-nabi yang pernah diturunkan oleh Tuhan di muka bumi ini.
Tetapi sebenarnya kandungan Alqur an itu menjelaskan keindahan tentang Tunduknya Gunung gunung dalam Genggaman Kuasa Allah SWT ; berikut  beberapa yang dikutip tentang Gunung Dalam Al Quran;
QS ke 56 ayat 5 Juz ke 27  yg artinya ; dan gunung gunung dihancurluluhkan  sehancur hancurnya
QS ke 56 ayat 6 Juz ke 27 yang artinya ; maka jadilah ia debu yang beterbangan
Jika Juz ke 27 dikali 9  hasilnya = 243 dan jika surat ke 56 x 9 hasilnya = 504 dan jika ayat ke 5 dix 9 = 45 .
Selanjutnya jika 243 + 504 + 45 dijumlah semua hasilnya : 792 ( 7+9+2 = 18 = 1+ 8 = 9 ) bahkan jika  jumlah Juz ke 27 + surat ke 56 + ayat ke 5 dijumlah yaitu = 88  x 9 = 792 ( 7+9+ 2 = 18 = 1+8=9 ) bahkan jika 88 x 27 karena sudah ada penjumlahan dari 9 x 3 hasilnya menjadi ; 2376 atau ( 2 + 3 + 7 + 6  =  18 =1 + 8 = 9 ).
itulah yang dimaksud dengan QS112 juz 30 ayat 2  yang artinya Allah adalah Tuhan  yang bergantung  kepada_Nya segala sesuatu.
Jika Masih belum  yakin tentang keindahan ini cobalah perhatikan   QS ke 9  dimana Alquran pada Surat ini tidak mempunyai Basmalah  yang mana banyak orang tidak mengetahui sebabnya mengapa …?  untuk hal ini  akan dibahas dilain waktu namun sekedar gambaran saja saat pecah Gerakan PKI itu jadinya bulan september dan pada saat Pesawat menabrak WTC itu juga kejadiannya September .
Kembali ke soal Gunung selanjutnya dalam Juz 29 surat ke 73 ayat 14 yg artinya ” Ingatlah  pada hari ketika bumi dan gunung gunung berguncang  keras dan menjadilah gunung gunung itu seperti onggokan pasir yang dicurahkan”. dan lihatlah bagaimana Gunung merapi itu ketika mengeluarkan debunya bukankah seperti onggokan pasir yg dicurahkan..?.
selanjutnya jikaJuz ke 29 x 9 = 261 dan surat ke 73 x 9 = 657  serta ayat ke 14 x 9 = 126 maka jika dijumlah ( 261+ 657 + 126 hasilnya = 1.044 atau ( 1 + 0 + 4 + 4 = 9 )  betapa Indahnya  Kejadian Tunduknya Gunung Gunung itu dibawah kekuasaan Allah SWT.
Selanjutnya  Juz ke 29 surat ke 77 ayat 10  yang artinya dan apabila gunung gunung dihancurkan menjadi debu” bukankah Merapi sebagai contoh dihancurkan dengan menjadikannya debu yang beterbangan bahkan sekarang debu itu segera akan berubah menjadi lahar dingin.
Jika Juz ke 29 x 9 = 261 dan surat ke 77 x 9 = 693 dan ayat ke 10 x 9 = 90 maka jumlahnya juga adalah 1.044  bahkan jika tidak dijumlahpun hasilnya tetap 9  sebagaimana yang anda lihat ( 261 = 2+ 6 + 1 = 9 ) dan ( 6 + 9 + 3 = 18 = 1+ 8 = 9 ) dan ( 90 = 9+0 = 9 )
Jika belum cukup mari kita lihat Juz 30 QS ke 78 ayat 7 yg artinya “  dan gunung gunung sebagai pasak ?”
Ya Untuk menentramkan bumi dari gejolaknya  Dia ( Allah SWT ) memasak-Nya dengan gunung gunung sehiingga dengan banyaknya terlepas pasak bumi itu sebagai salah satu tanda tanda dekatnya hari kiamat.
mari kita lihat Juz 30 x 9 = 270 dan surat ke 78 x 9 = 702 dan ayat ke 7 x 9 = 63 maka jumlahnya menjadi ( 270+702+63 = 1.035 ) yang jumlahnya juga tetap 9 sebagai angka  akhirnya baik saat sebelum dijumlahkan maupun setelah dijumlahnya untuk setiap bagian bagian.
Selanjutnya mari kita lihat  QS Juz ke 29 surat ke 79 ayat 32 yg artinya dan gunung gunung Dia pancangkan dengan teguh” tentu saja bumi tidak akan bergetar  selama gunung gunung itu tetap diam dan tidak terguncang karena Dia ( Allah ) telah memancang-Nya dengan teguh dan bila sekarang tiang tiang pancang itu bergetar dan tidak teguh lagi bukankah itu sebagai tanda dekatnya hari kiamat.
lihat Keindahan tunduknya Gunung gunung itu jika juz ke 29 x 9 = 261 dan surat ke 79 x 9 = 711 serta ayat 32 x 9 = 288 jumlahnya menjadi 1.260  atau ( 1 + 2 + 6 + 0 = 9 ).
selanjutnya lihat QS Juz ke 30 surat ke 81 ayat 3 dan apabila gunung gunung dihancurkan”
jika juz ke 30 x 9 = 270  surat ke 81 x 9 = 729 dan ayat 3 x 9 = 29 maka jumlahnya menjadi 1.026
Selanjutnya mari kita perhatikan  QS Juz ke 30 surat ke 88 ayat 19 yang artinya “ dan gunung gunung bagaimana ditegakkan .?” yang mana sekarang gunung gunung itu sudah mulai tidak tegak lagi  karena satu demi satu hancur dalam kekuasaan-Nya. lihatlah  jumlahnya jika dihitung  Juz ke 30 x 9 = 270 surat ke 88 x 9 = 792 dan ayat ke 19  x 9 = 171 jumlahnya = ( 270 + 792 + 171 = 1.233 = 1+ 2 + 3 + 3 = 9 ).
itu menunjukkan bahwa tidak  tegaknya Gunung gunung saat ini semua karena sudah menjadi perintah_Nya meskipun masih lebih banyak gunung yang tegak dari pada yang sudah bergetar dan meletus atau meledak.
Kecuali nanti jika sudah sesuai dengan QS juz ke 30 surat 101 ayat 5 dan gunung gunung seperti  bulu yang dihambur hamburkan “ ini jika dijumlah menjadi juz ke 30 x 9 = 270  surat ke 101 x 9 = 909 dan ayat 5 x 9 = 45 sehingga totalnya  ( 270 + 909 + 45 = 1.224  = 1 + 2 + 2 + 4 = 9 )
itulah tanda-Nya bahwa tidak sesuatupun akan luput dari Genggaman_NYa termasuk jika saat ini anda membaca  Kompasiana ini tanggal 17 Januari 2011 maka jiak 17 x 9 = 153 dan  bulan januari x 9 = 9 dan tahun 2011 di x 9 = 1.899 jika dijumlah menjadi   = 2.061 atau ( 2 + 0 + 6 + 1 )  bahkan jika anda   mengalikan 153 x 9  hasilnya tetap 1.377 = 1+ 3 + 7 + 7 = 18 = 1 + 8 = 9 ).
Mungkin Anda bertanya tanya mengapa selalu dikalikan sembilan ..?  sebab angka sembilan adalah angka tertinggi sebagai suatu yang mewakili-Nya  sebab Dialah yang mengajarkan bilangan dan  perhitungan.itulah sebabnya Allah mengatakan dimana saja kamu berada Allah mengetahui apa yang kamu perbuat bahkan jika kau bisikkan dalam hatimu. mengapa…. sebab dia Maha Mengetahui…!